| (1) | Perisai Lima, mengartikan bahwa Daerah Kabupaten Banggai adalah bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila. |
| (2) | Bintang Bersudut Lima, berwarna Kuning Emas mengartikan sinar cahaya keagungan Tuhan Yang Maha Esa. |
| (3) | Burung Maleo berwarna coklat dan hitam dalam keadaan terbang adalah margasatwa khas Kabupaten Banggai yang melambangkan tenaga membangun rakyat Banggai. |
| (4) | Gunung Tompotika melambangkan kesabaran jiwa dan ketinggian cita-cita rakyat Kabupaten Banggai. |
| (5) | Garis batas berwarna kuning emas melambangkan kesuburan tanah Daerah Kabupaten Banggai. |
| (6) | Laut berwarna biru mengartikan kekayaan hasil laut dari wilayah kepulauan Kabupaten Banggai. |
| (7) | Pohon kelapa berdaun 9 dan berbuah 60 melambangkan hasil utama daerah serta membentuk angka 1960. |
| (8) | Kulit mutiara adalah hasil laut khas Banggai yang digunakan sebagai perhiasan. |
| (9) | Padi 8 butir melambangkan kemakmuran dan melahirkan angka 8. |
| (10) | Kapas 7 buah melambangkan kemakmuran dan melahirkan angka 7. |
| (11) | Bingkai perisai dan pita bertuliskan “KABUPATEN BANGGAI” melambangkan kesucian dan ketabahan rakyat Banggai. |
| (12) | Warna merah pada perisai melambangkan sejarah, keberanian dan kepahlawanan rakyat Banggai. |
| (13) | Angka 8, 7 dan 1960 menandakan lahirnya Kabupaten Banggai pada 8 Juli 1960 berdasarkan UU No. 29 Tahun 1959. |