Pemkab Banggai Perkuat KDKMP Melalui Sosialisasi Kapasitas dan Kemitraan Usaha

Pemkab Banggai Perkuat KDKMP Melalui Sosialisasi Kapasitas dan Kemitraan Usaha

Diposting oleh admin pada 04 September 2026

DKISP BANGGAI - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Banggai menyelenggarakan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Pengurus dan Penguatan Jejaring Kemitraan Dalam Mendukung Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Kabupaten Banggai pada Selasa (1/9/2026) di Hotel Swiss-Belinn Luwuk.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman para pengurus mengenai tugas, fungsi, dan tanggung jawab dalam pengelolaan KDKMP serta meningkatkan kemampuan pengurus dalam menyusun rencana bisnis dan mengidentifikasi potensi usaha sesuai karakteristik desa/kelurahan. Peserta berjumlah 90 orang terdiri dari 90 KDKMP se-Kabupaten Banggai.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai menyampaikan bahwa Kabupaten Banggai memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, di antaranya memiliki sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, UMKM, perdagangan, pariwisata, serta berbagai potensi sumber daya lokal lainnya. “Tentunya, hal ini harus kita kelola menjadi kekuatan ekonomi yang bernilai tambah dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kunci keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan hanya terletak pada modal atau fasilitas yang diberikan, tetapi terutama pada kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

“Pengurus koperasi harus memiliki kemampuan manajerial, memahami prinsip-prinsip perkoperasian, mampu membuat perencanaan usaha, mengelola keuangan secara transparan, memahami pemasaran dan pemanfaatan teknologi digital, serta membangun hubungan kemitraan yang saling menguntungkan,” tegasnya.

Selain peningkatan kapasitas pengurus, Wakil Bupati Banggai juga memberikan perhatian besar terhadap penguatan jejaring kemitraan. Koperasi harus membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan dan lembaga pembiayaan, BUMN, BUMD, perguruan tinggi, pelaku UMKM, kelompok tani, kelompok nelayan, kelompok peternak, serta berbagai pihak lainnya.

“Kita harus membangun sebuah ekosistem ekonomi yang saling terhubung. Produk masyarakat harus memiliki akses pasar, pelaku usaha harus memiliki akses pembiayaan, petani dan nelayan harus mendapatkan akses terhadap sarana produksi dan teknologi, dan koperasi harus menjadi salah satu simpul yang menghubungkan seluruh kepentingan tersebut,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Banggai untuk tidak berhenti pada pembentukan dan pembinaan administratif, melainkan terus melakukan pendampingan, monitoring, evaluasi, serta penguatan kapasitas terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dan sesi diskusi tanya jawab yang disampaikan oleh Asisten Deputi Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi RI dan KPP Pratama Luwuk.

Dengan berjalannya kegiatan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kinerja koperasi dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Banggai yang semakin sejahtera, mandiri, produktif, dan berdaya saing.

*Tim Liputan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai.

Bagikan ke:

Whatsapp Kami