LUWUK SELATAN, DKISP - Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar oleh Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Jumat (4/9/2026), di Masjid Darud Da’wah, Kelurahan Tombang Permai, Luwuk Selatan.
Peringatan Maulid Nabi tersebut sekaligus menjadi ajang pembinaan bagi aparatur sipil negara lingkup Kemenag Banggai.
Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah Junaidin, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Banggai Suardi Kandjai, sejumlah pengasuh pondok pesantren, tokoh agama, serta para ASN Kemenag Banggai.
Wabup Furqanuddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW selayaknya menjadi patokan bagi aparatur negara dalam bekerja.
“Saya berharap, momentum Maulid Nabi dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Wabup Furqanuddin.
Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi atas peran dan kontribusi Kemenag Banggai dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam bidang kehidupan beragama, pendidikan, pembinaan umat, serta penguatan kerukunan antarumat beragama.
Pembangunan daerah, menurut Wakil Bupati, bukan hanya persoalan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga tentang pembangunan manusia yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki nilai moral dan spiritual.
“Untuk itu, sinergi antara pemerintah daerah dan kementerian agama harus terus kita perkuat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah Junaidin mendorong ASN kemenag agar semakin profesional dan menumbuhkan budaya semangat kerja.
“Energi pengabdian adalah marwah dari kementerian agama,” kata Junaidin.
Junaidin mengungkapkan tugas dan fungsi kemenag yang makin kompleks, baik dalam memberikan bimbingan untuk semua umat beragama, layanan pendidikan agama dan keagamaan, serta penguatan moderasi beragama.
“Pelayanan yang dilakukan oleh kemenag bukan hanya layanan administrasi, tetapi juga layanan yang sangat prinsip dan fundamental dalam kehidupan kita yaitu layanan spiritualitas,” ujarnya.
Kemenag, kata Junaidin, juga ikut mengawal dan memperkuat moderasi beragama, terutama sejak terbitnya Perpres Nomor 58 tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama.
“Ini menjadi isyarat bagi kita, kalau dulu leading sector-nya ada di Kemenag, sekarang sudah menjadi kerja sama lintas kementerian,” tandasnya.
Pada kesempatan itu, Kakanwil Kemenag Sulteng melantik pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) dan Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kabupaten Banggai.
*Tim Liputan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai